Papua bagian Selatan

Kepulauan

Papua

Lokasi Konservasi

Lanskap

Spesies

CENDERAWASIH

Lanskap Papua Bagian Selatan, termasuk distrik Merauke, Mappi, dan Boven Digoel seluas sekitar 9.376 juta ha, sedang mengalami ancaman dari pembangunan berskala besar. Dampak pembangunan Merauke Integrated Food and Energy Estate (MIFEE) meluas melampaui Distrik Merauke, sehubungan dengan sebagian besar wilayah sudah lama direncanakan untuk dikonversi menjadi perkebunan kelapa sawit dan hutan tanaman industri (HTI) di Distrik Boven Digoel dan Mappi. Penebangan, pengembangan perkebunan, dan kegiatan agrikultur yang sering dilakukan oleh orang-orang Non-Papua mengancam integritas lanskap secara luas yang karakteristiknya terdiri atas hutan dataran rendah, rawa gambut (termasuk situs Ramsar), mangrove, dan sungai.

Melanjutkan proyek USAID-LESTARI, WWF akan terlibat mengadvokasi praktik pengelolaan terbaik dalam konsensi yang ada, terutama yang berkaitan dengan hak-hak Masyarakat Adat, perencanaan penggunaan lahan, pemetaan masyarakat, dan manajemen sumberdaya berbasis masyarakat. WWF akan mengadvokasi secara aktif pembentukan beberapa area lindung baru di Mappi (perlindungan hidrologi/lahan gambut seluas 501,434 ha, perlindungan sosial-kultural seluas 496,354 ha, dan koridor WABUBI sebagai area ekosistem penting seluas 200,000 ha).

Spesies

BERITA & CERITA TERKAIT

Gerakan Pariwisata Bersama Masyarakat Desa Marisa, Pulau Kangge, Kepul

Setelah sempat terdampak pandemi Covid-19 dan meredup hingga dua setengah tahun lamanya, kini lambat laun sektor pariwisata perlahan mulai bangkit kembali. Sejumlah destinasi wisata di Indonesia kembali mengeliat, salah satunya wisata di Kepulauan Alor, Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur. Tersusun atas pulau - pulau kecil, Kabupaten Alor memiliki pesona bahari yang cukup popular, salah satu andalannya adalah Desa Marisa yang berada di Pulau Kangge.

Masyarakat Adat Kampung Asai, Yapen, Papua Sepakat Lakukan Tasamu Raw

Masyarakat adat kampung Asai yang terdiri dari marga Kewari, Abubar, Puari dan Raubia, sepakat melakukan Tasamu Rawanang. Tasamu Rawanang dalam bahasa Asai berarti “Pele Laut” untuk melakukan pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan. Tasamu Rawanang merupakan bentuk konservasi tradisional yang mengakar di budaya masyarakat adat kampung Asai, prakteknya mulai hari ini hingga 22 Juni 2024 masyarakat sepakat menjaga dan tidak mengambil sumber daya alam di lokasi kesepakatan tersebut.

Peresmian Sekolah Lapang untuk Masyarakat Kampung Sawe Suma, Kabupate

Peresmian Sekolah Lapang untuk Masyarakat Kampung Sawe Suma, Kabupaten Jayapura, Papua

Rumput Laut Pulau Kangge

Sebagian besar masyarakat Pulau Kangge yang terletak di Kecamatan Pantar Barat Laut, bermata pencaharian sebagai pembudidaya rumput laut.

Desa Seribu Pancing

Desa Pasir Putih di Pulau Messah, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) kerap dijuluki sebagai Desa Seribu Pancing.

Get the latest conservation news with email