Kembali

© Administrator

Administrator



Panda Mobile Ajak Siswa-Siswi KidzArt Menjaga Kelestarian Hutan

Posted on 01 August 2019
Author by Nurma, Kiki, Mecca, Suci (Volunteer Panda Mobile)

Sabtu (27/07), Panda Mobile WWF-Indonesia berkunjung ke KidzArt Harapan Indah, Bekasi. Pada kesempatan kali ini, tim Panda Mobile mengajak siswa-siswi untuk bermain sambil belajar mengenai pentingnya menjaga hutan sebagai sumber kehidupan. 

Acara diawali dengan perkenalan tim Panda Mobile kepada siswa-siswi KidzArt. Setelah itu, siswa-siswi diajak menonton film edukatif di truk Panda Mobile. Pada pos nonton film ini, peserta dibagi ke dalam dua kloter. Rombongan pertama terdiri dari 15 anak yang diajak menyaksikan film Jungle Forever. Di penghujung sesi ini, tim Panda Mobile menantang peserta untuk menceritakan kembali isi dari film yang sudah di tonton. Dua orang anak yang berani maju dan mengisahkan cerita yang telah disaksikannya. "Film tadi tentang pemburu yang ingin menangkap harimau, kemudian ditolong oleh orangutan dengan cara melempari pemburu dengan buah durian dari arah belakang. Setelah itu, akhirnya pemburunya jadi memelihara orangutan," jelas Marfel, salah satu siswa KidzArt.

Sementara itu, satu kelompok lainnya yang belum mendapat giliran nonton film diajak bermain menebak nama hewan berdasarkan bentuk dan corak. Sebanyak delapan anak yang termasuk dalam rombongan kedua itu terlihat antusias untuk menjawab nama-nama hewan. Seusai bermain, peserta grup ini baru diajak menyaksikan film Plastic Planet. Film tersebut adalah salah satu media yang digunakan volunteer untuk mengingatkan peserta kita agar senantiasa menjaga kelestarian satwa yang terancam punah dengan mengurangi sampah plastik. Pasalnya plastik sekali pakai sering kali berakhir di lautan dan kemudian termakan oleh satwa-satwa yang ada di laut. Maka, volunteer meminta peserta untuk membiasakan menggunakan tote bag yang dibawa dari rumah saat berbelanja.

Setelah kedua grup selesai menonton film, seluruh peserta diajak mengikuti games Jelajah Papua. Di pos ini, hanya 20 peserta yang ikut kegiatan. Permainan dimulai dengan pembacaan informasi dari hewan endemik Papua. Setelah itu, tiap anak diberi kesempatan untuk melempar tiga bola ke satu ember yang tertulis nama dan gambar hewan sesuai dengan kartu yang mereka dapatkan.

Permainan Jelajah Papua ini adalah media untuk mengenalkan keanekaragaman hayati di Tanah Air yaitu satwa asli Papua seperti kangguru pohon mantel emas, kura-kura moncong babi, penyu belimbing dan kakatua hitam. Games ini juga menyiratkan pesan agar generasi muda ikut menjaga kelestarian hewan endemik Indonesia. 

Kegiatan terakhir ialah storytelling yang disampaikan oleh Kak Ian. Pencerita menyampaikan kisah yang mengandung pesan tentang pentingnya menjaga hutan dengan tindakan kecil seperti tidak membuang sampah sembarangan. Dengan terjaganya hutan, manusia akan merasakan kehidupan yang lebih baik, Karena hutan merupakan sumber air dan oksigen bagi seluruh makhluk hidup. 



Cerita Terkini

Kilas Balik Penyusunan RZWP-3-K Provinsi Papua Barat (Bagian 1)

Sebagai negara kepulauan dengan 17.508 pulau, luas laut 5,8 juta km2, serta panjang garis pantai 99.093 km (BPS In...

Dulu Memburu, Kini Melindungi

Mengubah suatu kebiasaan bukanlah hal yang mudah. Mengubah sikap juga bukanlah hal yang mudah. Begitu juga hal yan...

Perempuan Perawat Alam

Oleh: Hijrah Nasir Kabut masih menyelimuti desa Ngarip pagi itu, saat puluhan perempuan berkumpul di ruangan ...

Get the latest conservation news with email