Kembali

© Administrator

Administrator



Untuk Garda Terdepan Konservasi yang Lebih Baik

Posted by Nur Arinta on 11 July 2019
Author by Raisha Safira (Volunteer WWF-Indonesia)

WWF-Indonesia menyelenggarakan  pelatihan dan  pembekalan bagi volunteer dan fundraiser pada Rabu, 19 Juni 2019 lalu. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Agrowisata Inkarla, Cibodas, Puncak, Jawa Barat selama tiga hari dua malam. Acara ini bertujuan agar volunteer dan fundraiser WWF-Indonesia lebih memahami materi yang harus disampaikan kepada masyarakat.

Pembekalan ini sangat penting untuk volunteer dan fundraiser yang bertugas meningkatkan kesadaran masyarakat untuk lebih peduli pada alam. Para “prajurit konservasi” ini adalah orang-orang yang mengabdikan diri untuk kelestarian alam dengan cara menyebarkan pesan-pesan hijau di            sekolah, kampus, kawasan perkantoran, pusat perbelanjaan, hingga  halte dan stasiun. Dengan kata lain, volunteer dan fundraiser adalah garda terdepan dalam upaya konservasi WWF-Indonesia.

Pelatihan yang diberikan untuk peserta antara lain public speaking dan fundraising, menulis, pendalaman materi mengenai alam Indonesia, hingga team building. Kegiatan tidak hanya sekadar penyampaian materi dari para ahli di bidangnya, tetapi juga diisi dengan diskusi kelompok. Dalam sesi diskusi itulah para volunteer dan fundraiser saling menuangkan ide dan bertukar pikiran. Pada akhirnya, kegiatan ini bisa membuahkan gagasan segar yang berguna bagi kemajuan dan kematangan program WWF-Indonesia di masa mendatang. Selain penyampaian materi dan diskusi, penyelenggara juga telah menyiapkan kegiatan outbond team work di antara para peserta.

Puncak rangkaian kegiatan ditandai dengan acara performance dan awarding night. Seluruh peserta ditantang untuk menyiapkan penampilan waktu singkat dan mendadak. Meski begitu, semua tim berhasil menyuguhkan pertunjukan terbaik. Buktinya, pada saat pentas, para penonton ikut tertawa dan bertepuk tangan tanpa henti.

Panitia memberikan apresiasi dalam bentuk penghargaan pada para penampil dalam beberapa kategori, seperti kostum terbaik, tim terbaik, serta volunteer dan fundraiser terbaik. Penyelenggara juga telah menyiapkan grand prize berupa paket perjalanan ke Ujung Kulon untuk dua orang volunteer dan dua orang fundraiser .  

Kegiatan pelatihan dan pembekalan ini telah menghasilkan garda terdepan konservasi yang lebih baik. Dari kerja keras mereka, akan lahir jutaan pejuang konservasi lainnya setiap harinya. Ketika warga dunia sudah menyadari pentingnya konservasi, maka kehidupan yang selaras dengan alam bukan hanya sekadar impian.



Cerita Terkini

STOP Perdagangan Ilegal

https://youtu.be/cqMn-t8VK9c...

Hasil Daya Dukung Jadi Rekomendasi Pengelolaan TNK dan TNBB

Seperti banyak negara lainnya, Indonesia juga mengalami paradox lingkungan; dimana kawasan perairan diproteksi den...

Menanam Bibit Asli Hutan Tesso Nilo, Menyelamatkan Habitat Gajah

[BAHASA INDONESIA]Taman Nasional Tesso Nilo adalah kawasan hutan dataran rendah berlokasi di Provinsi Riau, Indon...

Get the latest conservation news with email