CENDERAWASIH

(Paradisaea minor)

Overview

Burung cenderawasih diberi julukan burung dari surga berkat kecantikannya. Diduga terdapat 30 jenis Cenderawasih yang ada di Indonesia dan 28 jenis di antaranya dapat ditemukan di Papua. Semua spesies tersebut berstatus dilindungi dalam UU Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya. Itu artinya spesies-spesies ini tidak boleh diburu, disakiti, dibunuh, dan diperdagangkan. Bila ada pihak yang melanggar undang-undang tersebut, akan menerima hukuman 5 tahun penjara dan denda maksimal Rp.100 juta. Salah satu spesies yang paling sering kita lihat adalah cenderawasih kuning kecil (Paradisaea minor). Pemanfaatan bulu burung cenderawasih masih diperbolehkan hanya untuk kepentingan masyarakat lokal dalam menghiasi pakaian adat mereka, tentunya tidak secara berlebihan dan untungnya masyarakat Papua memiliki kearifan lokal dan adat untuk turut menjaga kelestarian burung ini. 


MENGAPA SPESIES INI PENTING

Di Indonesia sendiri, beberapa jenis cenderawasih diantaranya cenderawasih kuning kecil, cenderawasih botak, cenderawasih raja, cenderawasih merah, dan toowa telah masuk dalam daftar jenis satwa yang dilindungi berdasarkan UU No 5 Tahun 1990 dan PP No 7 Tahun 1999. Pemanfaatan bulu burung cenderawasih masih diperbolehkan hanya untuk kepentingan masyarakat lokal dalam menghiasi pakaian adat mereka. Itu pun tentu tidak secara berlebihan dan untungnya masyarakat Papua memiliki kearifan lokal dan adat untuk turut menjaga kelestarian burung ini.

Ancaman

Status

Total Populasi

Ancaman Kerusakan

Perburuan Liar

Burung cantik yang menjadi ciri khas tanah Papua ini sayangnya masih menjadi target perburuan dan perdagangan spesies ini masih sangat marak. Burung cendrawasih masih banyak diperjualbelikan dan dijadikan souvenir, baik dalam bentuk hidup atau pun yang sudah diawetkan. Ini jelas merupakan tindak kejahatan lingkungan dan melanggar hukum yang berlaku di Indonesia dan harus segera kita hentikan. Bukan tidak mungkin bila rantai perburuan dan perdagangan cenderawasih terus terjadi, kita akan kehilangan spesies cantik ini.


BAGAIMANA BISA MEMBANTU

  • Pelajari dan sebarkan informasi tentang cenderawasih untuk tingkatkan kepedulian orang-orang di sekitar
  • Laporkan jika menemukan kejadian terkait cenderawasih ke aparat setempat
  • Dukung upaya konservasi yang dilakukan baik oleh pemerintah Indonesia, WWF-Indonesia ataupun badan-badan konservasi lainnya

Apa yang WWF lakukan?


BERITA & CERITA TERKAIT

Asap Tak Menghalang Niat Belajar Para Pengajar

Asap tebal yang membuat sesak akibat karhutla yang terjadi di Riau tidak menyurutkan niat kepala sekolah dan guru untuk mengikuti Pelatihan Kewirausahaan Hijau, Penulisan dan Dokumentasi.

TK SPM Belajar Daur Ulang Plastik Bersama Panda Mobile

Siswa TK SPM takjub ketika melihat barang tak terpakai ternyata dapat diubah menjadi benda yang memiliki kegunaan.

Panda Mobile Ajak Kelompok Bermain Avicenna Mengenal Satwa

Rangkaian kegiatan di Sekolah Avicenna terbagi dalam tiga pos, yaitu permainan, mewarnai, dan menonton film.

Hari Badak Sedunia 2019: Selamatkan Badak Sumatera dari Kepunahan

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutana (KLHK) pada Jumat, 20 September 2019 bertempat di Studio 7 TVRI Jakarta, menyelenggarkaan diskusi publik untuk membahas aksi bersama penyelamatan badak di Indonesia.

PT MRT Jakarta dan WWF-Indonesia Jalin Kemitraan Ajak Masyarakat Berg

Perubahan iklim global menjadi persoalan lingkungan terbesar di dunia saat ini dimana sektor energi merupakan kontributor emisi terbesar.

DNA Badak Jawa: Menelisik Kekerabatan, Penentu Masa Depan

Keberhasilan suatu program konservasi terkadang tidak hanya dilihat dari jumlah individu saja namun kualitas individu pun menjadi penting.

#SOSHUTAN

Kebakaran hutan dan lahan terjadi di sejumlah daerah di Sumatera dan Kalimantan di Indonesia sejak awal bulan Agustus 2019. Hal ini membuat banyak wilayah di Indonesia dilanda kabut asap. Mari bersama kita selamatkan Indonesia dari kebakaran hutan dan lahan dan juga asap!

Donasi Sekarang

Get the latest conservation news with email