CENDERAWASIH

(Paradisaea minor)

Overview

Burung cenderawasih diberi julukan burung dari surga berkat kecantikannya. Diduga terdapat 30 jenis Cenderawasih yang ada di Indonesia dan 28 jenis di antaranya dapat ditemukan di Papua. Semua spesies tersebut berstatus dilindungi dalam UU Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya. Itu artinya spesies-spesies ini tidak boleh diburu, disakiti, dibunuh, dan diperdagangkan. Bila ada pihak yang melanggar undang-undang tersebut, akan menerima hukuman 5 tahun penjara dan denda maksimal Rp.100 juta. Salah satu spesies yang paling sering kita lihat adalah cenderawasih kuning kecil (Paradisaea minor). Pemanfaatan bulu burung cenderawasih masih diperbolehkan hanya untuk kepentingan masyarakat lokal dalam menghiasi pakaian adat mereka, tentunya tidak secara berlebihan dan untungnya masyarakat Papua memiliki kearifan lokal dan adat untuk turut menjaga kelestarian burung ini. 


MENGAPA SPESIES INI PENTING

Di Indonesia sendiri, beberapa jenis cenderawasih di antaranya cenderawasih kuning kecil, cenderawasih botak, cenderawasih raja, cenderawasih merah, dan toowa telah masuk dalam daftar jenis satwa yang dilindungi berdasarkan Undang-undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya, dan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Nomor 106 Tahun 2018 Tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Menteri LHK Nomor P.20/MENLHK/SETJEN/KUM.1/6/2018 Tentang Jenis Tumbuhan dan Satwa yang Dilindungi.

Pemanfaatan bulu burung cenderawasih masih diperbolehkan hanya untuk kepentingan masyarakat lokal dalam menghiasi pakaian adat mereka. Itu pun tentu tidak secara berlebihan dan untungnya masyarakat Papua memiliki kearifan lokal dan adat untuk turut menjaga kelestarian burung ini.

Ancaman

Status

Total Populasi

Ancaman Kerusakan

Perburuan Liar

Burung cantik yang menjadi ciri khas tanah Papua ini sayangnya masih menjadi target perburuan dan perdagangan spesies ini masih sangat marak. Burung cendrawasih masih banyak diperjualbelikan dan dijadikan souvenir, baik dalam bentuk hidup atau pun yang sudah diawetkan. Ini jelas merupakan tindak kejahatan lingkungan dan melanggar hukum yang berlaku di Indonesia dan harus segera kita hentikan. Bukan tidak mungkin bila rantai perburuan dan perdagangan cenderawasih terus terjadi, kita akan kehilangan spesies cantik ini.


BAGAIMANA BISA MEMBANTU

  • Pelajari dan sebarkan informasi tentang cenderawasih untuk tingkatkan kepedulian orang-orang di sekitar
  • Laporkan jika menemukan kejadian terkait cenderawasih ke aparat setempat
  • Dukung upaya konservasi yang dilakukan baik oleh pemerintah Indonesia, WWF-Indonesia ataupun badan-badan konservasi lainnya

Apa yang WWF lakukan?


BERITA & CERITA TERKAIT

Mengamati Perilaku Burung Cenderawasih di Laboratorium Alam Sejati

Kembali ke hutan, pelestarian dan pengelolaan hutan yang berkelanjutan membantu menjaga ekosistem hutan, sekolah dan laboratorium (alam) yang sesungguhnya.

Menjaga Habitat Gajah melalui Forum Sahabat Gajah

Menghadapi sekawanan gajah yang berbondong-bondong mendatangi kebun bukan lagi hal baru bagi masyarakat Pemerihan. Desa yang berbatasan langsung dengan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan ini telah menjadi desa siaga dalam

Pengelolaan Hutan yang Bertanggung Jawab melalui Sistem Sertifikasi Ja

Hutan Indonesia merupakan habitat untuk keanekaragaman hayati unik yang meliputi 12 persen spesies mamalia di dunia, 7,3 persen spesies reptil dan amfibi, serta 17 persen spesies burung di seluruh dunia. Lebih dari itu, hutan juga berkontribusi pada ketersediaan air dan udara bersih yang kita nikmati setiap harinya.

Upaya Bersama untuk Melindungi Gajah Kalimantan

Kalimantan adalah pulau terluas ketiga di dunia, setelah Greenland, dan Papua. Pulau ini memiliki banyak sungai dan hutan tropis yang rapat, hutan ini menjadi habitat bagi spesies gajah terkecil, yang memiliki tinggi maksimum 2,5 meter.

Micro Hydro Solusi Energi Terbarukan Berkelanjutan untuk Kabupaten Pes

Dari rumpun pepohonan di pinggir sungai yang cukup tinggi, kami bisa mendengar suara air terjun.

Kolaborasi dalam Survei Gajah Borneo

Pada akhir Januari 2019 anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) di wilayah perbatasan Kalimantan Utara telah membantu kegiatan Survei Gajah Borneo yang dilakukan oleh WWF Indonesia, survei dilakukan selama satu minggu.

#SOSHUTAN

Kebakaran hutan dan lahan terjadi di sejumlah daerah di Sumatera dan Kalimantan di Indonesia sejak awal bulan Agustus 2019. Hal ini membuat banyak wilayah di Indonesia dilanda kabut asap. Mari bersama kita selamatkan Indonesia dari kebakaran hutan dan lahan dan juga asap!

Donasi Sekarang

Get the latest conservation news with email