WWF-Indonesia memperkuat tata kelola komoditas berkelanjutan melalui advokasi kebijakan dan pelibatan strategis yang mendorong produksi dan perdagangan bebas deforestasi dan konversi (Deforestation and Conversion-Free/DCF). Upaya ini mencakup advokasi kebijakan, penguatan transparansi dan ketertelusuran rantai pasok, serta fasilitasi koordinasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan pemangku kepentingan lainnya di tingkat lanskap, nasional, hingga global, guna menyelaraskan kebijakan publik dengan komitmen keberlanjutan sektor swasta.
Upaya tersebut telah menghasilkan kemajuan konkret, termasuk kolaborasi dengan WWF China dan GPO untuk melibatkan perusahaan kelapa sawit seperti Apical dan AAK dalam pengiriman minyak sawit DCF yang terverifikasi. WWF-Indonesia juga mendukung kemitraan strategis Indonesia–Tiongkok, termasuk penandatanganan Nota Kesepahaman antara Kamar Dagang dan Industri Indonesia dan China Chamber of Commerce of Foodstuffs and Native Produce pada Desember 2025, serta kolaborasi antara Council of Palm Oil Producing Countries dan Foreign Environmental Cooperation Center, yang semakin memperkuat komitmen terhadap rantai nilai minyak sawit yang berkelanjutan dan transparan.
a. Pelibatan Nasional
WWF-Indonesia berkolaborasi dengan pemerintah nasional, asosiasi bisnis, dan pelaku sektor swasta untuk memperkuat kebijakan, regulasi, serta sistem pendukung yang memungkinkan produksi dan perdagangan DCF dapat diimplementasikan secara efektif.
b. Pelibatan Regional
WWF-Indonesia memfasilitasi kerja sama regional antara negara produsen dan konsumen untuk menyelaraskan standar keberlanjutan, memperkuat rantai pasok lintas batas, serta mendorong perdagangan komoditas prioritas yang bertanggung jawab.
c. Pelibatan Global
WWF-Indonesia berkontribusi dalam berbagai platform dan kemitraan global untuk mendorong komitmen internasional, memengaruhi diskusi kebijakan global, serta mempromosikan rantai pasok komoditas yang transparan dan berkelanjutan di tingkat dunia.